HARIANRIAU.CO - Polda Jawa Timur merilis kabar terbaru tentang jumlah korban bom Surabaya. Ledakan bom yang menyasar tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5) telah menewaskan sembilan orang.
“Sudah sembilan meninggal dan 40 dirawat,” ujar Juru Bicara Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung.
Terdapat empat korban jiwa dari bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel. Sedangkan korban di GKI Diponegoro dan Gereja Pantekosta Arjuna masing-masing dua orang.
Satu korban lagi masih belum teridentifikasi. “Identifikasi masih berlangsung,” ujar Barung.
Dia menambahkan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan memberikan keterangan lebih rinci di Mapolda Surabaya. “Pak Kapolri sudah take off (dari Jakarta, red),” tegasnya.
ISIS Dalang Bom Surabaya?
Dalang bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya diduga kelompok militan ISIS. Hal itu dikatakan pengamat masalah terorisme dari Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta.
“Sasaran aksi teror di Indonesia hanya dua, tempat ibadah dan Polisi. Ini gayanya ISIS dan harus diwaspadai,” kata Stanislaus Riyanta, seperti dikutip dari BBC, Minggu (13/05).
“Saya menduga ini tidak hanya berhenti di sini. Tantangan berat bagi Polri untuk menangani ini, tapi saya yakin Polri mampu,” tambahnya.
sumber: pojoksatu

